Dorama Writers (Part I)

Data tentang penulis naskah/scriptwriter sering dilewatkan oleh sebagian besar fans drama asia saat browsing mencari tontonan. Sebagian besar fans akan melihat pemainnya dahulu (gantengkah? cantikkah? favoritku-kah?) atau genrenya saja, dan segera akan menyingkir begitu tahu tidak ada eye candies atau genrenya sedikit nyeleneh.

ClpGyc6VYAAv-FO

Well, tentu bukan hak saya untuk membatasi kebebasan teman-teman dalam manajemen tontonan. Walaupun begitu, tidak ada salahnya jika pelan-pelan mulailah sempatkan waktu untuk melirik ke nama-nama writer juga. Why? Karena writer memegang peran yang penting dalam produksi drama, kadang lebih penting dari nama besar atau kerupawanan sang pemeran utama. Semoga passage kecil ini bisa menjadi pembuka mata menuju dunia writer dorama yang penuh imajinasi (apaan sih!) XD
Continue..

Advertisements

Carnation, rajutan benang kasih keluarga

Carnation (2011, 151 episode)
Genre: Inspirational; human drama; family
Cast: Ono Machiko; Mari Natsuki; Kaoru Kobayashi; Aso Yumi; Kuriyama Chiaki; Ayano Gou; Kojima Fujiko

1d6df1
Carnation adalah NHK asadora ke-85 yang diangkat dari kisah nyata Kishino Ayako; seorang desainer terkenal Jepang yang sukses dalam karir; sekaligus berhasil membesarkan 3 orang anak perempuannya menjadi desainer internasional walaupun berstatus single-parent. Asadora ini menceritakan masa kecil Ayako (dalam dorama diganti namanya menjadi Itoko Ohara); perjuangannya untuk belajar busana barat saat busana Jepang masih sangat tradisional; perjuangannya untuk mendirikan toko busananya sendiri; pengalamannya saat perang berkobar; dan caranya mendidik ketiga putrinya; hingga akhir hidupnya di usia yang sangat lanjut (92 tahun) di tahun 2006.

Continue..

Bread and Soup and Cat Weather

Pan to Soup to Neko Biyori  (2013, 4 episode)

Genre : Slice of life, food

Cast : Satomi Kobayashi, Kana, Ken Mitsuishi, Sansei Shiomi, Minami, Miwako Ishikawa, Ryo Kase, Masako Motai, Keiko Kishi

pan-to-soup-to-neko-biyori.jpg

“I realized you need to loosen up to create a bond with people. My mother knew that. I’ll do what I want with my restaurant from now on. Ms. Yamaguchi, please come back to this restaurant that’s run by a late-bloomer. You’ll see the change. Hopefully.”– Aki

Kisah bermula ketika ibu Akiko meninggal sewaktu sedang bekerja di restoran miliknya. Sepeninggal ibunya, Akiko menyadari beberapa hal dan menemukan titik balik hidupnya. Sebagai seorang editor berbakat di sebuah perusahan penerbitan yang cukup disegani ia tiba-tiba dimutasi ke bagian keuangan. Karena sangat mencintai pekerjaannya sebagai seorang editor, maka dia lebih memilih keluar daripada bertahan pada perusahaan dengan pekerjaan yang tidak disukainya. Atas masukan beberapa teman dan tetangganya, akhirnya dia memberanikan diri untuk membuka restoran ibunya kembali namun dengan gaya dan selera yang berbeda : Restoran baru tersebut hanya menyajikan dua item yaitu sandwich dan sup.

Continue reading

Hagoku SP – Prison Break ala Dorama

Hagoku SP Spring Drama 2017

Genre : Crime, Human Drama

Cast : Beat Takeshi, Yamada Takayuki, Yoshida Yo, Mitsushima Hikari, dan lainnya

hagoku_zpsotactcb6

Jepang punya drama tersendiri beraroma Prison Break. Ditayangkan oleh stasiun TV Tokyo sebagai drama SP (spesial) berdurasi dua jam dengan judul Hagoku. Hagoku dibuat lebih ke arah human drama, tanpa action. Kita disuguhi (selain upaya pelarian diri dari penjara) hubungan antara tahanan dengan sipir penjara serta sedikit filosofi mengenai rumah dan kebebasan. Coba lihat deretan pemerannya: Beat Takeshi, Yamada Takayuki, Yoshida Yo, Mitsushima Hikari, semua merupakan aktor papan atas. Mengutip perkataan rekan di J-Lounge IDWS, “Ini adalah SP mahal!”. Well, memang mahal karena kualitas akting mereka tidak perlu diragukan lagi.

Screenshot (98)

Urata-san, seorang kepala sipir yang sangat disegani.

Warning: medium spoiler

Continue reading

Jyoou no Kyoushitsu / Queen’s Classroom

Jyoou no Kyoushitsu / Queens Classroom (2005, 11 episode + 2 SP)

Genre: School/ suspense/ human drama

Cast: Yuki Amami, Shida Mirai, Mayuko Fukuda, Kaho

Bayangkanlah seandainya kehidupan ini; karir, sekolah, kuliah, kehidupan rumah tangga; ialah sebuah sekolah. Siapakah gurunya? Well … orang bilang, pengalaman adalah guru yang terbaik. Sekarang, jika guru tersebut sedang bermood jelek (kehidupan dipenuhi kejadian buruk), atau guru tersebut kasar, kejam, menakutkan, apa yang mau kita lakukan? Bolos? Lari? Adakah yg bisa bolos dari sekolah kehidupan? :nangis:

Kazumi Kanda (Shida Mirai) ialah seorang murid SD kelas 6 yang ingin segera masuk SMP, ia memiliki keluarga yang nampaknya harmonis, dengan kakak perempuan (Kaho) yang cantik :malu . Episode pertama menceritakan saat tahun ajaran baru dimulai, dan Kazumi dengan langkah ringan masuk ke kelasnya, hanya untuk mendapati kabar bahwa wali kelas mereka ialah guru baru yang isunya sangat kejam dan mengerikan. Benar saja, sejak hari pertama wali kelas baru mereka, Maya Akutsu (Yuki Amami) telah menunjukkan tindakan-tindakannya yang sama sekali berbeda dari guru-guru biasa. Dimulailah hari-hari kelam Kelas 6.3 SD Hanzaki, dihiasi dengan konflik, pengkhianatan, ketidakpercayaan, teror, manipulasi, dan semuanya dikendalikan oleh Akutsu sensei. :takut:

vlcsnap-2011-11-13-02h59m18s47_zps36bc6218

Apakah sebenarnya tujuan Akutsu-sensei? Apakah Kazumi bisa bertahan, dan bagaimana caranya bertahan? Apakah kelas 6.3 akan terpecah begitu saja? Jangan harapkan jawaban yang standar dari dorama ini :keringat:
Continue..

Anime Dewasa (?)

W19kEZd3_9bd624_f

Oh, ini bukan tentang hentai atau ecchi contents, maaf ….

Yeah, mungkin bagi para penggemar anime topik ini sudah tidak asing, tetapi kenyataannya masih banyak non-anime fans yang beranggapan bahwa anime adalah stuff yang kekanak-kanakan dan tidak “dewasa”. Tentunya bukan dalam arti “adult” atau “tanda kutip” namun dalam arti ceritanya terlalu childish dan dangkal… Mungkin beberapa anime di bawah ini bisa mengubah pendapat teman-teman tentang itu.

1.Mushishi

mushishi

Mushishi adalah sebuah anime puitis yang mengikuti perjalanan Ginko, seorang ahli mushi misterius dalam membantu klien-klien yang ia temui. Mushi adalah sebutan untuk makhluk antara setengah mistis – setengah protista (?) yang hidup di alam dan mempengaruhi fenomena-fenomena alami. Anime ini bergenre slice of life namun disisipi dengan sedikit elemen-elemen supranatural dan misteri. Penuh simbol-simbol,  latar musik yang mistis dan pesan-pesan hidup yang tersamarkan, Mushishi jelas bukan konsumsi anak-anak.

Continue..