Mendalami dunia Ramen di “Ramen Daisuki Koizumi-san”

ms-_koizumi_loves_ramen_noodles-tp

ーメン大好き小泉さん/ Ramen Daisuki Koizumi-san (2015, 4 episode)

Genre: Information drama, food

Cast: Hayami Akari, Miyama Karen, Furuhata Seika

Apakah kamu…

Pelahap Indomie di tengah malam?

Tidak bisa melewatkan hari tanpa makan mie ayam?

Selalu memesan mi goreng setiap kali makan di warung?

Pecinta Hayami “Bule” Akari?

Bila ya, kamu akan merasakan surga dunia di drama ini. Drama yang diangkat dari novel berjudul sama ini merupakan drama gourmet yang ceritanya….tentang pecinta ramen. Titik. Hanya itu. End of story. Continue reading

Advertisements

Shinya Shokudo: An introspective and nostalgic midnight hideout

Shinya Shokudo (season 1 di 2009, 10 episode + 3 season lain dan 1 film)
Genre: Food, human drama, comedy
Cast: Kobayashi Kaoru, Risa Sudo, Joe Odagiri, Yutaka Matsushige dan banyak lagi

Shinya-Shokudo-Season-3__11

Angkringan/ warung mie instant/ warung pinggiran jalan yang buka di malam hari/dini hari bagi saya selalu menyimpan pesona tersendiri. Setia menunggu pelanggan, sederhana, dan terbuka menerima semua yang datang. Tidak jarang pula terjadi percakapan-percakapan menarik dan tak terduga. Apalagi jika memperhitungkan latar suasana kota di dini hari nan puitis: wajah tidur kota yang polos, jujur, dan bersahaja. Shinya Shokudo ialah dorama yang melukiskan pesona kesederhanaan warung semacam itu. Jika teman-teman ialah gamer yang sering makan di warung jam 2-3 pagi setelah seharian gaming; atau pegawai kantor yang suka lembur dan telat makan malam, dorama ini cocok untuk kalian. :matabelo:

Continue..

Bread and Soup and Cat Weather

Pan to Soup to Neko Biyori  (2013, 4 episode)

Genre : Slice of life, food

Cast : Satomi Kobayashi, Kana, Ken Mitsuishi, Sansei Shiomi, Minami, Miwako Ishikawa, Ryo Kase, Masako Motai, Keiko Kishi

pan-to-soup-to-neko-biyori.jpg

“I realized you need to loosen up to create a bond with people. My mother knew that. I’ll do what I want with my restaurant from now on. Ms. Yamaguchi, please come back to this restaurant that’s run by a late-bloomer. You’ll see the change. Hopefully.”– Aki

Kisah bermula ketika ibu Akiko meninggal sewaktu sedang bekerja di restoran miliknya. Sepeninggal ibunya, Akiko menyadari beberapa hal dan menemukan titik balik hidupnya. Sebagai seorang editor berbakat di sebuah perusahan penerbitan yang cukup disegani ia tiba-tiba dimutasi ke bagian keuangan. Karena sangat mencintai pekerjaannya sebagai seorang editor, maka dia lebih memilih keluar daripada bertahan pada perusahaan dengan pekerjaan yang tidak disukainya. Atas masukan beberapa teman dan tetangganya, akhirnya dia memberanikan diri untuk membuka restoran ibunya kembali namun dengan gaya dan selera yang berbeda : Restoran baru tersebut hanya menyajikan dua item yaitu sandwich dan sup.

Continue reading