Believe in rainbow (a review on Beppin-san)

Beppin-san (2016-2017, 151 episode)

Genre: family, inspirational, business, friendship

Casts: Yoshine Kyoko, Renbutsu Misako, Kora Kengo, Nagayama Kento, Tanimura Mitsuki, dan banyak lagi

beppin_kiaris_haregi

Beppin san adalah asadora yang sebenarnya tidak berencana saya tonton. Mengapa? Hmm, mungkin karena belakangan ini saya selalu menonton asadora secara religius dan butuh sedikit break (sebelum Hiyokko yang sejak dahulu saya incar). Selain itu saya juga tidak terlalu yakin Beppin yang plotnya begitu tipikal serta dedek Yoshine (yang jelas berbakat namun terlalu muda sebagai heroine) bisa memikat audiens. Walaupun demikian, karena penasaran saya tetap mencobanya, saat asadoranya sudah berjalan ongoing 60-70% . Dan ternyata itu adalah keputusan yang salah, karena setelah 2-3 hari awal masa adaptasi style, saya ngebut menonton dan dalam waktu kurang dari seminggu sudah kehabisan episode (menyusul laju episode ongoing). XD

tumblr_ohs09tuPgy1qceroko1_r2_500

Sebagai asadora ke-95 dari NHK, Beppin san memakai timeframe klasik asadora, yakni di masa  post-war. Pemirsa diajak mengikuti kehidupan Bando Sumire, anak kedua dari keluarga Bando, pemilik perusahaan tekstil yang cukup terkemuka. Sumire-chan (diperankan dengan oke oleh dedek Yoshine Kyoko) ialah seorang gadis muda yang pendiam, sangat timid, namun menyimpan benak yang kreatif dan berani mengambil keputusan di saat penting. Sumire yang timid ini akan pelan-pelan mengalami transformasi menuju seorang wanita tangguh ketika demi putrinya yang baru lahir ia berusaha bangkit dari keterpurukan pasca perang dengan merintis usaha pembuatan pakaian anak bersama ketiga sahabatnya. Usaha pakaian tersebut (selanjutnya diberi nama/label Kiaris) nantinya terbukti tidak hanya mengubah diri Sumire saja, namun juga ketiga sahabatnya (Kimie, Akemi, Ryoko), suaminya (Norio-kun, diperankan Nagayama Kento), para pegawainya, dan secara tidak langsung jutaan ibu dan anak di seluruh Jepang sebagai pemakai produknya.

7afa561a-ml
Sebagai sebuah show, Beppin mengusung style yang light, cute, namun selalu dihiasi dengan  bersitan rasa haru, layaknya anak-anak kecil atau pakaian-pakaian lucu mereka. Gaya ini mungkin tidak akan terlalu terlihat di week-week awal, namun saat Sumire mulai bertemu dengan geng Kiarisnya (Kiaris = Kimie/Akemi/Ryoko/Sumire) kecenderungan ini mulai tampak. Dengan gaya khas ini Beppin tidak pernah menjadi terlalu heartbreakingly sad seperti Carnation atau Junjo Kirari, melainkan menjadi cukup fun, enteng dan mudah ditonton seperti Amachan (versi jauh lebih mellow dan jauh lebih waras XD ). Kenapa dibandingkan dengan Amachan? Hmm, karena menurut saya salah satu nilai jual Beppin (selain friendship chemistry kuartet Kiaris yang sangat natural dan suara memukau Miho Kanno san sebagai narator) ialah para pemerannya yang easy on the eyes, seperti dedek Yoshine, Misako, Yuta Hiraoka, Nagayama Kento, Kengo Kora, atau bahkan generasi kedua yang muncul dari pertengahan drama yang diantaranya diperankan Furukawa Yuki dan dedek Igashira Manami.

15259139_1167281863337105_3957090654139449344_n
Mengenai mutu directing/actingnya, hmm … not bad untuk ukuran asadora yang awalnya saya abaikan 🙂 Fakta bahwa saya bisa bertahan menonton marathon hingga akhir adalah bukti bahwa walaupun dengan plot yang super standar dan acting talents yang tidak terlalu super pun Hiyokko tetap bisa menawarkan sesuatu. Bahkan tetap ada 3-4 momen dalam dorama yang benar-benar epic; berkesan secara emosional dan bermakna, misalnya saat-saat pencarian diri Norio-kun atau saat Sakura dibuatkan sepatu. Yah, walaupun tentu saja, sebaliknya juga ada 1-2 week yang terasa aneh atau beberapa detik akting yang awkward. Not to mention problem inheren asadora saat dedek Yoshine agak dipaksa memainkan Sumire saat sudah usia paruh baya bahkan tua. Sigh.

interview-main
Sebagai penutup, mungkin sekali lagi akan saya sampaikan pesan utama Beppin menurut cernaan saya. Seperti yang sudah disampaikan di bagian OST Mr Children; bagian chorus dari Hikari no Atorie (OST Beppin-san) cukup mengambarkan pesan inti dari dorama ini: teruslah berjalan, teruslah berjuang maka pelangi akan muncul di depanmu. Sumire-tachi membuktikan ini saat membangun Kiaris dari nol hingga menjadi national brand. Jalani saja dahulu dengan berani; pasti nanti akan ada bantuan dan mungkin saja hambatan itu tidak sesulit imajinasimu semula. Lucunya, pesan ini juga dapat diterapkan pada asadoranya sendiri… Memang bahan ceritanya tipikal dan tidak ada aktor/aktris super di sini, namun mereka tetap berjuang dan menjalaninya dengan berani. Hasilnya adalah 20.3% average rating, suatu penurunan dari 2 asadora sebelumnya, tetapi masih cukup baik di zaman krisis rating ini. Jadi, coba tonton saja dahulu. Beppin-san mungkin memang tidak sebagus Asa ga Kita atau Totonee-chan, namun asadora ini tetap memiliki pesonanya sendiri dan sangat mudah dinikmati.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s