Carnation, rajutan benang kasih keluarga

Carnation (2011, 151 episode)
Genre: Inspirational; human drama; family
Cast: Ono Machiko; Mari Natsuki; Kaoru Kobayashi; Aso Yumi; Kuriyama Chiaki; Ayano Gou; Kojima Fujiko

1d6df1
Carnation adalah NHK asadora ke-85 yang diangkat dari kisah nyata Kishino Ayako; seorang desainer terkenal Jepang yang sukses dalam karir; sekaligus berhasil membesarkan 3 orang anak perempuannya menjadi desainer internasional walaupun berstatus single-parent. Asadora ini menceritakan masa kecil Ayako (dalam dorama diganti namanya menjadi Itoko Ohara); perjuangannya untuk belajar busana barat saat busana Jepang masih sangat tradisional; perjuangannya untuk mendirikan toko busananya sendiri; pengalamannya saat perang berkobar; dan caranya mendidik ketiga putrinya; hingga akhir hidupnya di usia yang sangat lanjut (92 tahun) di tahun 2006.

117929_400_zpsf7ad6a8a

Heroine asadora ini ialah Ono Machiko :top: Aktris yang sangat lebar range aktingnya dan pintar memilih script serta proyek dorama. Seperti standarnya yang tinggi; di Carnation Machiko juga berhasil membawakan perannya (Ohara Itoko belasan tahun – 50-an tahun) dengan sangat baik. Seolah kemampuan Machiko tidak cukup; sosok Ohara Itoko di atas umur 50-an dibawakan dengan unik dan penuh kharisma oleh “penerus”nya, yaitu Mari Natsuki. Mari Natsuki mendapatkan special award untuk penampilannya, dan memang pantas karena screen presence dan auranya berhasil menghidupkan lagi sosok Itoko di fase akhir asadora.

Yang membedakan Carnation, yang membuatnya spesial dari asadora lain ialah banyaknya kejutan yang disiapkan bagi pemirsa. Walaupun kisahnya sudah terpajang jelas dan gamblang, janganlah khawatir karena selalu ada sesuatu yang disiapkan untuk sedikit mengejutkan penikmat dorama. Entah kejutan yang menyedihkan, menyenangkan, mengharukan, atau menggelitik. Salah satu kejutan yang menyenangkan (menyegarkan?) adalah penampilan Ayano Gou dan Fujiko Kojima :malu ; masing-masing di tengah dan akhir dorama. Hal khusus lain; yang sedikit membedakan Carnation dengan, misalnya Gegege no Nyobo, adalah keberaniannya untuk tidak selalu mempermanis cerita. Kalau memang harus sedih; jadilah sedih. :tega:

BgLiJ0ZCIAEKHC4

Tentu saja; sebagai asadora Carnation akan membawa trademarks asadora; misalnya budaya lokal (Danjiri; dialek Kansai); sejarah Jepang (sejarah busana Barat di Jepang; pemandangan perang di daerah sekitar Osaka); dan keluarga (kehangatan keluarga besar Ohara; chemistry Itoko dan anak-anaknya). Yang paling membekas adalah arc sejarah perang; saat B-29 meneror Osaka siang dan malam, saat surat panggilan maju perang diantar ke rumah-rumah, pedihnya keluarga-keluarga yang kehilangan keluarganya karna perang, hingga saat para veteran yang pulang dari medan laga dengan luka-luka fisik atau batin yang menganga.

Begitu banyak pesan hidup yang dapat diambil dari Carnation. Dengan begitu luasnya spektrum kisah dan zaman yang dikupas; banyak makna yang dapat ditelaah secara berbeda oleh tiap pemirsa. Membahas pesan yang dikandung Carnation bisa menghabiskan 3 halaman sendiri :XD: ; namun pasti tidak akan ada yang bisa membantah bahwa pesan utama yang ingin disampaikan kembali adalah pentingnya keluarga. Betapa Carnation mengingatkan kembali bahwa bagaimanapun diri kita ini dibentuk dari serangkaian kenangan dan pengalaman yang ditenun oleh benang-benang kasih dalam keluarga.

cravotodos-96cddq_zpsa52f577a

Carnation juga bukanlah flawless show; walaupun nyaris termasuk masterpiece, masih ada beberapa miss, seperti pemilihan cast yang kurang cocok secara usia (khususnya untuk Itoko dan Naoko usia belasan); beberapa adegan yang agak over-melodramatic; dan alur di sebagian kecil episode yang terkesan lambat dan kurang alami (kelemahan khas asadora karena jumlah episode yang banyak). Walaupun begitu; jujur saja untuk asadora, apalagi dengan kaliber setingkat Carnation, Amachan, atau Gegege; kelemahan-kelemahan itu bisa dimaafkan dan ditutupi dengan pesona-pesonanya.

Seperti asadora lain juga, Carnation diliputi oleh wangi cita-cita dan mimpi. Bayangkan seorang gadis yang tidak selesai sekolah, dan hanya mendapat kursus singkat menggambar pola, namun dapat menjadi desainer terkenal di Jepang. Atau bayangkan seorang oma-oma umur 90 an tahun yang masih sanggup menginspirasi banyak orang dengan prestasi dan kuliah-kuliahnya. Carnation; memang sekilas merupakan asadora khusus wanita karena menceritakan sejarah hidup desainer busana wanita, namun cita-cita, mimpi, dan motivasi berkarya; tentu tidak hanya dibutuhkan kaum hawa bukan? :unyil:

Advertisements

One thought on “Carnation, rajutan benang kasih keluarga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s