Okaasan, Musume o Yamete ii Desu Ka

Okaasan, Musume o Yamete ii Desu Ka/ Mom, May I Quit Being Your Daughter? (2017, 8 episode)

Genre: family/ suspense

Cast: Haru, Yuki Saito, Yuya Yagira, Terawaki Yasufumi, Anna Ishii

-reviewed by Kucing Joget

267300cdb0ed7816581de47580b7442a

Okamusu adalah salah satu acara yang underrated dan underappreciated pada winter lalu. Hal ini terbukti dari kenyataan minimnya review tentang drama ini, mungkin hanya dari akiramike dan saya. Namun, sebagai penikmat dorama yang agak tidak mainstream, saya sudah mengincar acara ini. Terlebih lagi penulis dorama ini adalah Yumiko Inoue, yang meskipun kadang tidak konsisten, tetapi dalam bentuk terbaiknya karyanya memiliki kelebihan dalam soal detail profesi dan sketsa karakter, misalnya saat ia menulis Good Luck! . Potensi dari jajaran cast-nya (Haru, Yuya Yagira, dan dedek Anna, wonderkid yang sdang saya ikuti) juga cukup menjanjikan.

Garis besarnya, dorama ini menceritakan fakta nyata di Jepang, suatu masyarakat yang cenderung ingin  menyenangkan orang lain, terutama otoritas (dalam kasus ini adalah orang tua tokoh utama), meskipun sebenarnya yang bersangkutan tidak mau melakukan hal tersebut. Akibat hal tersebut dan tidak terus terangnya sang ‘korban’, sang pemegang otoritas pun melakukan power abuse  selama bertahun-tahun tanpa menyadari bahwa hal tersebut adalah salah dan tidak diinginkan. Di drama hal ini mewujud dalam kontrol sang ibu terhadap Mizuki (Haru).

Dalam hal gaya penceritaan, parallelism menjadi tema yang kuat dalam dorama ini. Saya dapat  memberikan cukup banyak bukti mengenai hal ini, misalnya paralel antara hobi sang ibu ‘monster’ (diperankan oleh mantan idol 1980-an Saito Yuki), yakni seniman boneka, dengan perlakuannya terhadap Mizuki (Haru). Perlakuan sebagai objek seperti boneka dan controlling parents seperti itu ternyata memang ada di Jepang. Bahkan akar permasalahan juga disinggung, yakni hubungan uneasy antara sang ibu dan tokoh nenek. Ada pula paralel perbandingan karakter Haru  yang berprofesi sebagai guru bahasa Inggris di sekolah khusus cewek dan muridnya (dedek Anna) serta permasalahan di keluarga dedek Anna tersebut. Terakhir, paralel simbolis antara dibangunnya rumah baru (secara fisik) keluarga Haru, tetapi fondasi hubungan antaranggota keluarganya rapuh, terlebih lagi dari sisi karakter ayah (diperankan oleh Terawaki Yasufumi). Karakter ayah yang unik karena sayang dengan keluarga namun memiliki self esteem yang rendah. Inoue sensei dan NHK juga melakukan riset dan konsultasi yang mendalam dalam membuat drama ini, karena detail yang diberikan untuk dorama yang hanya 8 episode sudah baik sekali.

story_01_02

Tentu bukan berarti dorama ini sempurna. Masalah yang sepertinya inherent untuk slot Drama10 NHK adalah ending yang relatif konformis dan memaksakan happy ending, dan dorama ini bukan pengecualian. Selain itu, tempo plot sedikit amburadul pada 3 episode terakhir. Meski begitu akting dari segenap cast cukup dapat menutupi kelemahan-kelemahan tersebut dan membuat karakter menjadi hidup. Haru menunjukkan performa yang baik dan dapat menunjukkan ekspresi yang tepat ketika dibutuhkan, walaupun kadang ada yang miss. Yuya menurunkan tempo permainannya dan bermain agak ‘santai’ untuk menyamakan levelnya dengan Haru, walaupun kharismanya tetap mencuri perhatian. Sementara itu, dek Anna tampil impresif dan jauh lebih baik daripada peran sebelumnya sebagai orang ‘normal’ di dorama brass band Aogeba Toutoshi. Akan tetapi, di antara cast list Okaasan Musume, tante Saito Yuki-lah yang berhasil mencuri perhatian melalui aktingnya yang intimidating tetapi tetap berlapis. Tidak heran jika beliau diganjar Confidence Awards untuk kategori pemeran wanita pembantu terbaik mengalahkan Mitsushima Hikari di Quartet.

Akhir kata, Okaasan Musume merupakan tayangan yang patut dicoba dan memang underrated karena menampilkan sudut pandang keluarga disfungsional dari sisi lain. Haru ga Kita, nice to see you good too see you kitto.

Advertisements

2 thoughts on “Okaasan, Musume o Yamete ii Desu Ka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s