Jyoou no Kyoushitsu / Queen’s Classroom

Jyoou no Kyoushitsu / Queens Classroom (2005, 11 episode + 2 SP)

Genre: School/ suspense/ human drama

Cast: Yuki Amami, Shida Mirai, Mayuko Fukuda, Kaho

Bayangkanlah seandainya kehidupan ini; karir, sekolah, kuliah, kehidupan rumah tangga; ialah sebuah sekolah. Siapakah gurunya? Well … orang bilang, pengalaman adalah guru yang terbaik. Sekarang, jika guru tersebut sedang bermood jelek (kehidupan dipenuhi kejadian buruk), atau guru tersebut kasar, kejam, menakutkan, apa yang mau kita lakukan? Bolos? Lari? Adakah yg bisa bolos dari sekolah kehidupan? :nangis:

Kazumi Kanda (Shida Mirai) ialah seorang murid SD kelas 6 yang ingin segera masuk SMP, ia memiliki keluarga yang nampaknya harmonis, dengan kakak perempuan (Kaho) yang cantik :malu . Episode pertama menceritakan saat tahun ajaran baru dimulai, dan Kazumi dengan langkah ringan masuk ke kelasnya, hanya untuk mendapati kabar bahwa wali kelas mereka ialah guru baru yang isunya sangat kejam dan mengerikan. Benar saja, sejak hari pertama wali kelas baru mereka, Maya Akutsu (Yuki Amami) telah menunjukkan tindakan-tindakannya yang sama sekali berbeda dari guru-guru biasa. Dimulailah hari-hari kelam Kelas 6.3 SD Hanzaki, dihiasi dengan konflik, pengkhianatan, ketidakpercayaan, teror, manipulasi, dan semuanya dikendalikan oleh Akutsu sensei. :takut:

vlcsnap-2011-11-13-02h59m18s47_zps36bc6218

Apakah sebenarnya tujuan Akutsu-sensei? Apakah Kazumi bisa bertahan, dan bagaimana caranya bertahan? Apakah kelas 6.3 akan terpecah begitu saja? Jangan harapkan jawaban yang standar dari dorama ini :keringat:

Jyoou no Kyoushitsu ialah sebuah school dorama dengan 75% pemeran anak-anak, namun ditayangkan pada slot pukul 10.00 malam. Mengapa? Karena dorama ini memiliki muatan yg dewasa, dalam arti apa yang digambarkan dalam dorama ini sesungguhnya bermakna cukup dalam dan keras; tidak disarankan untuk anak-anak. “Saudara” dari Jyoou ini, sesama dark school/teacher dorama ialah Kazoku Game, Watashitachi no Kyokasho, Suzuki Sensei dan Confession(JMovie). Jika teman-teman sudah pernah menonton salah satunya, pasti bisa mengira-ngira bagaimana feel Jyoou. :maling:

Yah, saya memang berkata dark, namun sebenarnya juga tidak separah Confession :keringat:

Oke, dari sekian banyak school/teacher dorama, apa yang membuat Jyoou spesial? Banyak. Banyak sebenarnya, namun saya ringkas saja menjadi 3 poin utama.

1.Makna
Jika dilihat sebagai sebuah gambar besar, Jyoou memiliki makna yang sangat dalam. Betapa bagaimanapun beratnya kehidupan, kita tidak boleh lari. Dan bagaimanapun beratnya kehidupan, pasti ada makna di balik semua itu. Klise? Standar? Sepertinya begitu, tapi eksekusinya dalam dorama sama sekali tidak standar.

Belum lagi jika menekuri makna kata-kata dari AKutsu-sensei. Kata-katanya biasanya keras, tajam, kadang sulit dimengerti, namun sebenarnya jika ditelaah lagi mengandung banyak kebenaran. Quotes-nya paling sering diulang ialah “Open your eyes (me wo samase)”; mengajak kita untuk melihat sekeliling lebih saksama lagi, waspada melihat lawan dan kawan, waspada memilah makna dari tiap onak duri kehidupan.

Masih ada satu serpih makna lagi, yaitu kritik sosial. Jyoou secara langsung dan tidak langsung merupakan kritik terhadap struktur kehidupan sosial di Jepang dan di manapun pada umumnya, khususnya dalam hal pendidikan dan nilai-nilai sosial. Setiap kejadian di kelas: kebimbangan, konflik, manipulasi bisa diartikan simbolis bila dibiaskan ke kehidupan nyata.

2.Akting
Yuki Amami, sudah tidak perlu diragukan lagi. Performanya sebagai hellish teacher di sini sangat meyakinkan, namun jangan lupakan juga credit untuk murid-murid 6.3; khususnya Shida Mirai sebagai tokoh utama, dan Mayuko :malu yang sekali lagi menunjukkan potensialnya yang tidak terbatas.

3.Sinematografi, tata cahaya
Sudut pengambilan kamera, tone warna, bahkan musik, semua diusahakan untuk menggambarkan teror kelas 6.3 saat berhadapan dengan Akutsu sensei :iii:

fukuda0208a_zps6ed17b14

Penjelasan saya terasa berat? :keringat:

Sebenarnya Jyoou juga bisa dinikmati sebagai dorama suspense, karena tiap episode dibangun dengan ketegangan dan pertanyaan/teka-teki tersendiri. Bahkan sampai akhir series, belum terlalu jelas apa motif dari Akutsu-sensei. Dalam 11 episode juga akan tersaji kejutan-kejutan khas dorama dark Jepang, beberapa mungkin akan sedikit unik, freaky, dan heartbreaking.

Akhir kata, hmm … Jyoou ialah dorama pembuka mata. Pembuka mata bahwa segala sesuatu tidak bisa dinilai dari awalnya saja, kadang kita harus menilai secara keseluruhan. Pembuka mata bahwa selalu ada sisi gelap dalam diri seseorang. Pembuka mata bahwa dorama ternyata bukanlah sebuah tontonan murahan yang hanya ditonton untuk cuci mata atau hiburan saja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s